Uji Makanan Takjil di Pasar Baru dan Mesjid Sunda Kelapa

21-07-2014 Jakarta Dilihat 2689 kali

Tempat wisata rohani dan pusat perbelanjaan menjadi lokasi tujuan utama masyarakat bepergian di bulan ramadhan. Berbagai jenis makanan buka puasa dijual ditempat-tempat tersebut. Menyikapi hal tersebut, pada hari kamis, 17 Juli 2014, Balai Besar POM di Jakarta mengirimkan tim mobil laboratorium keliling ke Pasar Baru dan Masjid Sunda Kelapa di Jakarta Pusat untuk melakukan pengujian dan pembagian leaflet mengenai bahan berbahaya pada pangan terhadap penjual makanan di sekitar kawasan tersebut.

Jumlah total sampel makanan dan minuman yang diuji sebanyak 28 sampel, meliputi 16 sampel di Pasar Baru dan 12 sampel di Masjid Sunda Kelapa. Di Pasar Baru, ditemukan 5 sampel mengandung bahan berbahaya, yaitu Suku kuning mengandung methanyl yellow, kerupuk merah dan pacar cina mengandung rhodamin B, mie kuning soto mie serta tahu mengandung formalin. Sedangkan di Masjid Sunda Kelapa, terdapat 2 sampel mengandung formalin, yaitu tahu goreng dan tahu isi siomay.

Makanan mengandung bahan berbahaya masih saja ditemukan di Jakarta. Kesadaran masyarakat Jakarta akan pentingnya keamanan pangan dan cara mengenali ciri-ciri makanan mengandung bahan berbahaya perlu ditingkatkan. Balai Besar POM di Jakarta akan terus memberdayakan masyarakat.

 

Takjil Aman dari Bahan Berbahaya, Badan Sehat, Ibadah Lancar

Sarana