Jakarta – Dalam rangka meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang pengujian pangan, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta menyelenggarakan bimbingan teknis dengan judul “Identifikasi dan Penetapan Simultan Kadar Pemanis Polialkohol (Silitol, Sorbitol dan Manitol dalam Permen secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi-Evaporative Light Scattering Detector (KCKT-ELSD)”.
Bimtek dilaksanakan selama lima hari (07-11/09/2026 dan 14/09/2026). Kegiatan diikuti oleh seluruh personel laboratorium pangan, perwakilan dari BBPOM Bandung, mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari Akademi Analis Farmasi dan Makanan (Anafarma) serta Institut Teknologi Indonesia (I3L), dan peserta Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) dari Universitas Pertahanan Nasional (Unhan). Bimtek menghadirkan Haysyska dari Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPPOMN) sebagai narasumber dengan dukungan dari PT. Ditek Jaya.
Jeffeta Pradeko Putra selaku Kepala BBPOM di Jakarta menyampaikan bahwa kompetensi personel dan keandalan metode analisis merupakan bagian penting dalam menghasilkan data pengujian yang dapat mendukung pengawasan secara optimal. “Data hasil pengujian harus valid, akurat, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar dalam mendukung pengawasan Obat dan Makanan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, BBPOM di Jakarta mendorong peningkatan kemampuan personel dalam verifikasi metode analisis dan pemenuhan Standar Kemampuan Laboratorium (SKL). Peningkatan kompetensi tersebut diharapkan semakin memperkuat kemampuan laboratorium dalam menghasilkan data pengujian yang andal untuk mendukung pengawasan pangan dan perlindungan masyarakat.
Salam Pengawasan Obat dan Makanan. (PNG-RP)