Laboratorium Pengujian Balai Besar POM di Jakarta telah memasuki tahun ke-8 dalam penerapan sistem manajemen mutu secara efektif dan efisien. Untuk pertama kalinya diakreditasi pada tahun 2003, status ini dipertahankan pada Re-asesmen KAN tahun 2007. Pada tahun 2011 ini, di re-asesmen untuk kedua kalinya dari tanggal 7 s.d. 8 November 2011.
_x000D_Dalam sambutannya pada saat pembukaan acara ini, Kepala Balai Besar POM di Jakarta, Dra. Sri Rahayu, Apt, M.Si, membuka kegiatan yang berlangsung selama 2 (dua) hari. Dalam sambutannya, Kepala Balai mengharapkan agar seluruh personil laboratorium berpartisipasi membantu kelancaran pelaksanaan asesmen.
_x000D_Tim asesor terdiri dari 5 (lima) orang yaitu : Prof. Dr. Yeyet Cahyati, Apt dari Sekolah Farmasi Institut Tehnologi Bandung sebagai asesor kepala; Dr. Rosi Ketrin dari P2K LIPI sebagai asesor laboratorium pengujian pangan dan bahan berbahaya; Prof. Dr. Yahdiana Harahap, Apt dari Departemen Farmasi Universitas Indonesia sebagai asesor laboratorium pengujian terapetik; Dra. Tri Pratiwi dari KKP sebagai asesor laboratorium pengujian mikrobiologi; dan Dian Asriani, S.Si,M.Si dari KAN – BSN sebagai asesor mutu.
_x000D_Pelaksanaan re-asesmen mencakup seluruh aspek manajemen dan aspek teknis sesuai ISO/IEC 17025:2005 dengan titik berat pada perubahan penting yang terjadi baik penambahan ruang lingkup, perubahan personil dan kesesuaian dokumen lainnya.
_x000D_Dari hasil re-asesmen, dinyatakan bahwa laboratorium pengujian BBPOM di Jakarta telah berusaha secara terus-menerus untuk memenuhi standar ISO/IEC 17025:2005, namun masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian yang memerlukan tindakan perbaikan segera.
_x000D_Laboratorium pengujian BBPOM di Jakarta akan terus meningkatkan diri untuk memenuhi standar ISO/IEC 17025 : 2005 dan mendukung terwujudnya visi Badan POM untuk menjadi Institusi Pengawas Obat dan Makanan yang inovatif kredibel dan diakui secara internasional untuk melindungi masyarakat.
_x000D__x000D_
BBPOM di Jakarta
_x000D__x000D_ _x000D_ _x000D_