Sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Balai Besar POM di Jakarta dengan PD Pasar Jaya tentang Kerjasama di Bidang Pengawasan dan Pembinaan Pedagang Pasar Aman dari Bahan Berbahaya, pada tanggal 28 November 2013 Balai Besar POM di Jakarta menyelenggarakan Rapat Evaluasi Implementasi Program Pasar Aman dari Bahan Berbahaya di Propinsi DKI Jakarta.
Rapat Evaluasi tersebut dimaksudkan pula untuk mengidentifikasi kendala-kendala dalam implementasi program Pasar Aman dari Bahan Berbahaya tahun 2013 dan menyusun langkah perbaikan serta peran lintas sektor terkait dalam implementasi program tersebut di tahun 2014.
Kepala Balai Besar POM di Jakarta, Dra. Sri Utami Ekaningtyas, Apt., MM dalam sambutannya menekankan tentang pentingnya komitmen lintas sektor dan stakeholder terkait dalam pengawasan peredaran bahan berbahaya dan pangan yang berpotensi mengandung bahan berbahaya di pasar serta menyampaikan apresiasi khususnya terhadap pimpinan PD Pasar Jaya dan segenap jajarannya atas komitmen yang tinggi dalam pelaksanaan Program Pasar Aman dari Bahan Berbahaya di Propinsi DKI Jakarta.
Rapat Evaluasi Implementasi Pasar Aman dari Bahan Berbahaya di hadiri oleh Direktur Usaha dan Pengembangan Pasar PD Pasar Jaya dan segenap jajarannya meliputi manager area dan kepala pasar dari 5 (lima) pasar percontohan di propinsi DKI Jakarta yaitu Pasar Johar Baru (Jakarta Pusat), Pasar Koja Baru (Jakarta Utara), Pasar Grogol (Jakarta Barat), Pasar Cibubur (Jakarta Timur) dan Pasar Tebet Barat (Jakarta Selatan). Dan dihadiri pula oleh lintas sektor terkait yaitu Dinas Kesehatan Propinsi DKI Jakarta, Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Propinsi DKI Jakarta serta Dinas Kelautan dan Pertanian Propinsi DKI Jakarta.
Pada akhirnya melalui rapat evaluasi implementasi program Pasar Aman dari Bahan Berbahaya tahun 2013 ini, kendala-kendala yang telah diidentifikasi dan langkah perbaikan yang telah disusun serta peran lintas sektor atau stakeholder terkait untuk mensinergikan program pembinaan dan pengawasan khususnya di pasar tradisional, akan menjadikan program Pasar Aman dari Bahan Berbahaya di propinsi DKI Jakarta pada tahun 2014 berjalan dengan lebih baik. Diharapkan upaya untuk menjadikan pasar tradisional sebagai sumber utama pangan masyarakat yang aman akan terwujud.
SATU TINDAKAN UNTUK MASA DEPAN
Balai Besar POM di Jakarta