Podcast RRI: Kepala BBPOM Jakarta Ajak Masyarakat Waspada Penyalahgunaan Obat dan Keracunan Pangan

11-08-2026 Balai Besar/Balai POM Dilihat 215 kali

Jakarta — Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan obat dan pangan terus diperkuat melalui edukasi publik. BBPOM di Jakarta berkolaborasi dengan Radio Republik Indonesia (RRI) dalam podcast yang mengangkat tema “Waspada Penyalahgunaan Obat dan Terhindar dari Keracunan Pangan”, pada Selasa (11/08/2026) bertempat di Ruang Yusuf Ronodipuro gedung RRI, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Jeffeta menekankan bahwa pemberantasan OOT ilegal merupakan tanggung jawab bersama mulai Pemerintah DKI Jakarta, TNI, Polri Satpol PP, Dinas Kesehatan, puskesmas, kecamatan, kelurahan, akademisi, sekolah, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam podcast tersebut, Kepala BBPOM di Jakarta, Jeffeta membahas mengenai obat yang sering disalahgunakan khususnya oleh remaja/ pelajar yang selain dapat menyebabkan gangguan fisik dan mental juga meningkatkan permasalahan sosial yang lebih luas seperti tawuran, tingginya angka kejahatan /kriminalitas. Maraknya peredaran obat-obat tertentu (OOT) seperti Tramadol, trihexyphenidil ilegal yang diduga dijual bebas di sejumlah wilayah Jakarta kembali menjadi sorotan publik. Hal ini dipengaruhi adanya rendahnya literasi serta permintaan dan penawaran dengan sasaran masyarakat menengah ke bawah. Namun nyatanya obat ini sangat berbahaya jika digunakan tanpa pengawasan medis yang dapat mengakibatkan kecenderungan bunuh diri,  kerusakan jaringan syaraf bahkan kematian. Seberapa serius ancaman penyalahgunaan OOT di Jakarta dan bagaimana langkah penindakan terhadap peredaran tramadol dan obat keras ilegal yang belakangan marak diperjualbelikan secara bebas.

Selain persoalan obat, keamanan pangan juga menjadi perhatian penting. Masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam memilih, membeli, mengolah, menyimpan, dan mengonsumsi pangan. Kebersihan pangan serta pemilihan produk yang memenuhi ketentuan menjadi bagian penting dalam upaya mencegah terjadinya keracunan pangan.

Melalui podcast ini, Jeffeta kembali menguatkan pesan bahwa “keamanan obat dan pangan merupakan tanggung jawab bersama, keberhasilan pemberantasan peredaran obat-obat terlarang seperti Tramadol, tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tetap aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika maupun obat-obat terlarang.”, tegasnya.

Edukasi dan komunikasi publik diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga mampu melindungi diri, keluarga, dan lingkungan dari risiko penyalahgunaan obat maupun pangan yang tidak aman, Kegiatan podcast tersebut menjadi salah satu sarana strategis untuk memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat. Dengan memanfaatkan media audio digital, pesan edukasi mengenai keamanan obat dan pangan dapat disampaikan secara lebih mudah, informatif, dan dekat dengan masyarakat.

Menindaklanjuti arahan Kepala BPOM Taruna Ikrar untuk dilakukan aksi nasional Pemberantasan Penyalahgunaan OOT melalui penindakan dan tindakan pencegahan, maka BBPOM di Jakarta melakukan edukasi masif masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu (OOT), terutama di kalangan remaja dan pelajar yang menargetkan SD, SMP dan SMA se-DKI Jakarta pada fase pertama. Dalam kutipan wawancara, Taruna Ikrar menyampaikan bahwa Penyalahgunaan obat keras tersebut tidak hanya mengancam kesehatan, tetapi juga dapat memicu gangguan perilaku hingga persoalan sosial seperti tawuran dan kriminalitas serta mengganggu ketahanan nasional.

Jaga diri, jaga keluarga, jaga teman dari obat dan makanan ilegal, termasuk penyalahgunaan obat. Saat beraktivitas bersama teman, jangan lupa:

 

✅ Jaga makanan dan minuman sendiri.

✅ Jangan menerima makanan/minuman dari orang yang tidak dikenal.

✅ Selalu lakukan CEK KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa).

✅ Lakukan CEK BEBAS (Cek Bentuk, Bau, Warna, dan Rasa).

✅ Terapkan teman saling jaga.

✅ Gunakan obat keras hanya dengan resep dokter dan beli di sarana resmi.

Melalui kolaborasi dengan media, diharapkan edukasi mengenai keamanan obat dan pangan semakin luas dan mampu membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bermanfaat bagi kesehatan. (INF-DA)

Sarana