Jakarta – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat melalui kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Daring Selayar Jakarta (Sharing Edukasi Melalui Layar Untuk Masyarakat Jakarta) Batch 15 bertema Sosialisasi Standar Pelayanan Publik BBPOM di Jakarta, yang digelar pada Senin (27/4/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta terdiri dari unsur lintas sektor, pelaku usaha, organisasi profesi, dan akademisi.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Tim Indeks Pelayanan Publik BBPOM di Jakarta, Ajeng Illastria Rosalina. Dalam sambutannya, Ajeng menegaskan bahwa standar pelayanan publik menjadi fondasi penting dalam mewujudkan layanan yang transparan, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh pengguna layanan memahami standar pelayanan yang kami terapkan, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan secara mudah, cepat, dan pasti. Masukan dari para pengguna layanan juga menjadi bagian penting untuk perbaikan berkelanjutan,” ujar Ajeng.
Ia menambahkan, BBPOM di Jakarta terus melakukan penguatan sistem pelayanan, baik secara tatap muka maupun digital, agar semakin adaptif dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha saat ini.
Kegiatan sosialisasi menghadirkan pemaparan mengenai jenis layanan, alur proses, jangka waktu penyelesaian, kanal pengaduan, serta komitmen BBPOM di Jakarta dalam menjaga mutu pelayanan publik.
Peserta juga diberikan ruang dialog interaktif untuk menyampaikan pertanyaan, saran, dan harapan terhadap peningkatan layanan ke depan.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan, khususnya pada sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan disampaikan seputar mekanisme layanan, pemanfaatan kanal digital, hingga upaya peningkatan kepuasan pengguna layanan. Diskusi berlangsung aktif dan konstruktif, mencerminkan tingginya kepedulian para peserta terhadap pelayanan publik yang semakin baik.
Melalui KIE Daring Selayar Jakarta, BBPOM di Jakarta berharap kolaborasi dan sinergi bersama lintas sektor, pelaku usaha, organisasi profesi, dan akademisi semakin kuat, sehingga pelayanan publik yang prima, akuntabel, dan terpercaya dapat terus meningkat. (INF-ED)