Pasar Tradisional Menjadi Sasaran Pengawasan Balai Besar POM di Jakarta

22-07-2014 Jakarta Dilihat 2581 kali

Memasuki minggu terakhir di bulan Ramadhan, Balai Besar POM di Jakarta terus melakukan pengawasan utamanya pada pasar tradisional termasuk untuk makanan berbuka puasa (takjil). Kali ini pengawasan tanggal 21 Juli  2014 dilaksanakan secara serentak ke beberapa pasar tradisional yaitu Pasar Klender SS, Pasar Ciracas, Pasar Cibubur, Pasar Koja Baru, dan Pasar Muara Karang dengan menggunakan 3 (tiga) armada mobil laboratorium keliling. Kepala Balai Besar POM di Jakarta, Dra. Dewi Prawitasari,Apt.,M.Kes ditengah-tengah kesibukannya, menyempatkan untuk memimpin langsung kegiatan di Pasar Cibubur untuk melihat kondisi di lapangan didampingi oleh Kepala Pasar Cibubur, Bapak Ruslan. Disamping itu pada tanggal yang sama tim mobil lab keliling ikut mendukung dan berpartisipasi saat kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Pasar Induk Cipinang, tim mobil keliling dipimpin oleh Kepala Bidang Sertifikasi dan LIK, Yayan Cahyani, S.Si.,Apt.

Hasil uji dari semua sampel yang terdiri dari soto mie, pacar cina, tahu putih, kue mangkok merah, kerupuk merah, kerupuk gendar, mie kuning, secara umum masih ditemukan bahan berbahaya dari pada pangan makanan seperti formalin pada mie kuning dan tahu putih,  rhodamin pada kue mangkok merah dan kerupuk merah, dan boraks pada kerupuk gendar.

Selain melakukan pengujian sampel di mobil laboratorium, tim BBPOM di Jakarta juga memberikan informasi dan membagikan leaflet mengenai bahan berbahaya pada pangan.  Berdasarkan hasil uji, Tim BBPOM memberikan pembinaan terhadap penjual makanan yang terbukti mengandung bahan berbahaya. Untuk menanggulangi penyebaran makanan mengandung bahan berbahaya dibutuhkan komitmen yang kuat dari lintas sektor Pemda termasuk PD Pasar Jaya.

Dengan makanan yang sehat, sehatlah negeriku

Sarana