Tiga hari berturut-turut, tanggal 9, 10 dan 11 September 2014, Tim gabungan Badan POM, BBPOM di Jakarta dan PD Pasar Jaya mengunjungi 5 (lima) Pasar Contoh di wilayah DKI Jakarta meliputi Pasar Johar Baru (Jakarta Pusat), Pasar Tebet Barat (Jakarta Selatan), Pasar Cibubur (Jakarta Timur), Pasar Koja Baru (Jakarta Utara) dan Pasar Grogol (Jakarta Barat) dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Pasar Contoh Pasar Aman dari Bahan berbahaya. Hadir dalam kunjungan tersebut, Direktur Pengawasan produk dan Bahan Berbahaya, Drs. Mustofa, Apt, M.Kes, Kepala BBPOM di Jakarta, Dra. Dewi Prawitasari, Apt., M.Kes serta perwakilan PD Pasar Jaya, Bpk. Marnaek Manurung. Tim ini dilengkapi juga dengan mobil laboratorium keliling (Mobling).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Bimbingan Teknis Petugas Pasar Contoh beberapa minggu yang lalu untuk mengevaluasi kinerja tim petugas pasar dalam menjalankan tugasnya mengawasi peredaran pangan mengandung bahan berbahaya di pasarnya masing-masing. Kehadiran tim gabungan ini disambut dengan antusias oleh masyarakat, mulai dari mengujikan barang belanjaan berupa makanan yang diduga mengandung bahan berbahaya sampai menanyakan mengenai cara menguji menggunakan Rapid Test Kit. Tim Mobling juga melakukan sampling dan uji terhadap pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya. Dari hasil uji ditemukan bahwa masih ada beberapa pangan mengandung formalin, boraks dan Rhodamin B seperti tahu putih, cenil pink, kerupuk miskin, mie kuning, kue mangkok dan kerupuk gendar.
Tim ini juga melakukan penyuluhan khususnya kepada pedagang pasar yang diketahui menjual makanan mengandung bahan berbahaya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pedagang pasar terhadap resiko bahan berbahaya terhadap kesehatan sehingga tidak lagi menjual makanan atau minuman yang mengandung bahan berbahaya. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh makanan yang aman khususnya diPasar Contoh, Pasar Aman dari Bahan Berbahaya.