Monitoring dan Evaluasi Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya

02-12-2014 Jakarta Dilihat 2357 kali

Balai Besar POM di Jakarta melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya sebagai tindak lanjut dari laporan uji tahap 1 (satu) dan 2 (dua) di tahun 2014 yang berasal dari 5 (lima) pasar contoh yang telah ditetapkan di Provinsi DKI Jakarta pada tahum 2013 yang lalu, yaitu Pasar Cibubur, Pasar Koja Baru, Pasar Tebet Barat, Pasar Grogol dan Pasar Johar Baru. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 28 November 2014 yang bertujuan untuk mengawal kegiatan Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya agar mendapatkan gambaran yang ril yang dapat digunakan pantauan sebagai tolak ukur keberhasilan dari program ini.

Adapun peserta yang hadir pada kegiatan ini berasal dari Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM, Dinas Kelautan dan Pertanian Bidang Badan Ketahanan Pangan Provinsi DKI Jakarta, Para Kepala Pasar dari 5 (lima) Pasar Contoh dan Perwakilan dari PD. Pasar Jaya. Acara ini dipandu oleh Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen Balai Besar POM di Jakarta, Yayan Cahyani, S.S.,Apt sebagai narasumber yang memaparkan hasil pengawasan mandiri oleh pasar contoh melalui sampling dan pengujian sampel dari masing-masing pasar contoh. Paparan dilanjutkan dengan diskusi dan disampaikan pula bahwa para stakeholder ingin berkontribusi untuk bersama-sama mewujudkan pasar aman dari bahan berbahaya melalui kegiatan langsung dalam operasi terpadu sehingga hasil yang diharapkan bisa lebih maksimal.

Dari hasil monitoring dan evaluasi tersebut menunjukkan  bahwa sudah mulai ada penurunan bahan berbahaya yang disalahgunakan pada produk pangan, namun masih ada disalah satu pasar yang justru meningkat produk pangan yang mengandung bahan berbahaya. Oleh karena itu agar produk pangan yang mengandung bahan berbahaya ini menurun jumlahnya dalam waktu yang relative lebih cepat maka perlu peningkatan kepedulian dan tanggungjawab Kepala Pasar dan Komunitas Pasar untuk bersama-sama menjaga keamanan pangan.

Balai Besar POM di Jakarta

Sarana