Mendukung Koperasi Indonesia Berdampak, Kerling Jakarta Hadir dalam Demo Day CoopTrade Access 2026

17-09-2026 Umum Dilihat 148 kali

Jakarta – Kerling Jakarta hadir pada kegiatan Demo Day CoopTrade Access 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi Republik Indonesia (Kemenkop RI) pada Rabu, 16 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses seleksi, kurasi, dan business pitching bagi koperasi untuk mempresentasikan potensi usaha serta produk-produk unggulannya. Pada kegiatan tersebut BBPOM di Jakarta turut berpartisipasi dengan membuka layanan clinic consultation  terkait pendaftaran izin edar BPOM bagi produk pangan olahan dan kosmetik.

Kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan yang disampaikan oleh Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Victoria Simanungkalit yang dalam arahannya menyampaikan bahwa produk-produk koperasi memiliki peluang untuk menembus pasar yang lebih luas. Ia juga mengajak koperasi untuk mengkomunikasikan berbagai kendala yang dihadapi agar dapat memperoleh pendampingan yang lebih strategis. Ia menambahkan bahwa kegiatan Demo Day menjadi salah satu momentum bagi koperasi untuk belajar dan meningkatkan kapasitasnya, serta diharapkan produk yang terkurasi dapat memasuki pasar nasional dan global.

Selanjutnya, arahan disampaikan oleh perwakilan Pendopo Indonesia Kawan Lama Group, Irwan Sonata yang menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun ekosistem koperasi Indonesia agar semakin berdaya saing dan profesional. Menurutnya kolaborasi pada kegiatan hari ini merupakan upaya bersama untuk membangun ekosistem koperasi yang mampu menghadapi persaingan global tanpa meninggalkan jati diri koperasi sebagai wujud perekonomian gotong royong rakyat Indonesia. Pendopo Indonesia berperan sebagai salah satu pihak yang menjembatani koperasi dengan sektor ritel, menurut Irwan keberhasilan sebuah produk tidak hanya ditentukan hingga tahap produksi, tetapi juga bagaimana produk tersebut dapat menjangkau dan diterima oleh konsumen.

Arahan dan pembukaan selanjutnya disampaikan oleh Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Destry Anna Sari, yang menyampaikan harapannya agar kolaborasi dengan Kawan Lama Group dapat membuka akses yang lebih luas bagi koperasi dalam mengembangkan pemasaran produk.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan business pitching yang diikuti oleh 19 koperasi unggulan, layanan informasi dan konsultasi bagi koperasi yang akan melakukan pendaftaran nomor izin edar BPOM, serta pengumuman pemenang.

Melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, ritel dan koperasi diharapkan dapat memperkuat daya saing, memperluas akses pemasaran, serta mendorong lahirnya koperasi yang mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan perekonomian Indonesia. (PEM-AN).

Sarana