Balai Besar POM di Jakarta melakukan pengawasan dengan melakukan sampling jajanan buka puasa (Takjil) yang diduga mengandung Bahan kimia Berbahaya di Pasar Rawamangun Jakarta Timur. Pada kesempatan tersebut Kepala Badan POM RI Dr. Roy A. Sparringa M. App. Sc yang didampingi Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan, Drs Suratmono, MP secara langsung mengambil beberapa sampel makanan yang diduga mengandung bahan kimia berbahaya dari beberapa pedagang makanan tersebut antara lain: kue basah, tahu, mie kuning basah, kerupuk soto mie, pepes tahu dan cumi asin, ikan asin dan jajanan lainnya.
Sampel makanan tersebut langsung di uji di Mobil Laboratorium Balai Besar POM di Jakarta dari 16 sampel makanan tersebut masih terdapat makanan yang mengandung bahan berbahaya yang disalahgunakan dalam makanan yaitu : Formalin ditemukan pada jenis makanan tahu goreng maupun tahu isi, Rhodamin B ditemukan pada pacar cina yang terdapat pada kolak, kue mangkok berwarna pink dan kerupuk soto padang.
Masyarakat yang sedang membeli makanan buka puasa sangat peduli terhadap sidak tersebut terlihat mereka datang melihat hasil pengujian di mobil laboratorium keliling begitu juga dengan Kepala Pasar Rawamangun Bp. Maruba Sidangkar ikut serta melihat hasil sidak yang dilakukan oleh Badan POM RI bersama BBPOM di Jakarta. Kepala Balai Besar POM di Jakarta ibu Dra. Dewi Prawitasari Apt M.Kes ikut serta memberikan informasi ke masyarakat tentang hasil pengujian yang dilakukan di mobil laboratorium Keliling tersebut.
Kepala Badan POM mengimbau kepada masyarakat untuk cerdas dalam memilih makanan agar tidak tertipu dengan kemasannya. BPOM akan terus menindak para oknum yang sengaja menjual dan mengedarkan makanan yang berbahaya dan kadaluasa, nantinya akan dijerat hukuman dan sanksi tegas.
Jaya terus Badan POM …….