Demikianlah ungkapan yang digambarkan oleh pejabat daerah Pulau Tidung, Bapak Bunyamin, dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan “Penyebaran Informasi Produk Terapetik, Obat Tradisional, Kosmetik, Produk Komplemen, Produk Pangan dan Bahan Berbahaya”. Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih atas kerjasama yang baik antara Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dengan Balai Besar POM di Jakarta.
Kegiatan ini adalah yang kedua kalinya dilaksanakan pada tahun 2012. Sebelumnya pada bulan Juni telah dilaksanakan di Pulau Pramuka. Bertempat di Gedung Olah Raga Pulau Tidung, narasumber dari BBPOM di Jakarta menyampaikan materi kepada 60 (enam puluh) orang peserta yang terdiri dari petugas kesehatan, ibu-ibu rumah tangga dan petugas kelurahan setempat mulai tanggal 22 sampai dengan 23 Oktober 2012.
Sejak tahun 2010 terjadi peningkatan pada sektor pariwisata di Pulau Tidung. Seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung, muncul usaha-usaha jasa boga dan buah tangan yang dikelola secara mandiri oleh penduduk terutama ibu-ibu rumah tangga. Mereka memerlukan pengetahuan tentang keamanan pangan agar makanan yang disediakan bagi wisatawan adalah makanan yang aman dan sehat. Beberapa jenis produk yang dihasilkan adalah kerupuk ikan, kerupuk pisang, bakso, ikan asin, manisan buah dan manisan sayur. Setelah memperoleh informasi tentang keamanan pangan, diharapkan seluruh peserta dapat memetik ilmu dan menerapkannya. Narasumber juga menyampaikan informasi mengenai obat dan kosmetik agar masyarakat dapat memilih produk yang aman dan terhindar dari produk yang beresiko terhadap kesehatan.
Pada kesempatan ini juga dilaksanakan sampling Pangan Jajanan Anak Sekolah di 4 (empat) Sekolah Dasar yaitu SDN 01, 02, 03 dan MTs Pulau Tidung. Sampel yang diperoleh sebanyak 27 (dua puluh tujuh) jenis terdiri dari sate telur, tahu risol, mangga kuning, batagor, sosis sapi, otak-otak, es goyang, bakso, kerupuk warna, kerupuk oyok, mpek-mpek, jelly stik, permen rokok dan keripik kacang. Dari hasil pengujian menggunakan rapid test kit, ditemukan 1 (satu) sampel makanan yang positif pewarna tekstil Rhodamin B yaitu kerupuk oyok.
BBPOM di Jakarta