Bersama Lintas Sektor, Waspadai Jajanan Buka Puasa (Takjil) di Jakarta

14-07-2014 Jakarta Dilihat 2825 kali

Berbagai jenis jajanan makanan buka puasa (takjil) yang menjadi favorit masyarakat dijajakan dipasar kaget di wilayah Jakarta selama bulan Ramadhan. Balai Besar POM di Jakarta berupaya mengawal makanan takjil tersebut agar aman dari bahan berbahaya dengan melakukan pengujian rutin di sejumlah tempat melalui program mobil laboratorium keliling.

Pada Hari Jum’at 11 Juli 2014, Kepala BBPOM di Jakarta, Dra. Dewi Prawitasari, Apt., M.Kes, beserta Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur, Drg. Yuditha Endah Prihmaningtyas, M.Kes, dan dari Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Propinsi DKI Jakarta, Bapak Oberlin Hutapea dan Bapak Siregar dari Urusan PKL melakukan pengawasan pangan ke salah satu Swalayan dan Pasar Perumnas Klender. Di Swalayan tersebut ditemukan pangan yang kadaluarsa, dan pangan rusak, namun tidak ditemukan pangan Tanpa Izin Edar. Parsel yang diperdagangkan tidak ditemukan pangan yang kadaluarsa dan pangan Tanpa Izin Edar. Di Pasar Perumnas Klender, dilakukan sampling pangan takjil yang diduga mengandung Bahan Berbahaya antara lain : Rodhamin B, Methanyl Yellow, Boraks dan Formalin. Takjil tersebut diuji di Mobil Laboratorium Keliling, ternyata masih ditemukan beberapa pangan yang mengandung Rhodamin B, Boraks, dan Formalin.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pembinaan terhadap pedagang makanan serta pembagian leaflet mengenai ciri-ciri makanan mengandung bahan berbahaya kepada masyarakat. Diharapkan dengan adanya kegiatan seperti  ini, kemampuan masyarakat untuk melindungi diri dari makanan mengandung bahan berbahaya dapat ditingkatkan.

Bersama Kita Bisa, Mengawal Makanan Takjil yang Aman di Jakarta

Sarana